Home » Berita Bola » Agen Bola Online – Rombak Kekuatan? Tunggu Dulu

Agen Bola Online – Rombak Kekuatan? Tunggu Dulu

Agen Bola Online – Rombak Kekuatan? Tunggu Dulu

Agen Bola Online - Rombak Kekuatan? Tunggu Dulu

Agen Bola Tangkas – StarBall88.club – Berita Bola, MALANG – Setelah gagal di dua turnamen besar, Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman, Arema Cronus mencoba tidak panik. Paling tidak hingga kini belum ada langkah untuk melakukan perubahan besar pada komposisi tim, baik pemain maupun pelatih.

Arema tidak mengalami perubahan yang signifikan dalam dua turnamen yang diakhiri hingga babak semifinal tersebut. Dibanding Piala Presiden, hanya ada perubahan pemain asing dan dua pemain lokal saja. Artinya, mayoritas aset Singo Edan tak mengalami perubahan secara drastis.

Perubahan tak semuanya efektif, sebab sejauh ini hanya tiga pemain asing yang rutin menempati tim utama Arema, yakni Kiko Insa, Tony Espinosa dan Esteban Vizcarra. Sedangkan Hermawan hanya sesekali muncul, sementara M Kamri sama sekali tak terpakai.

Manajemen sendiri belum membuat langkah strategis setelah tersingkir di semifinal Piala Jenderal Sudirman. Mereka akan melakukan evaluasi terlebih dulu sebelum membuat kesimpulan terhadap hasil di dua turnamen besar pada akhir 2015 hingga awal 2016.

“Semua akan kami evaluasi, baru menentukan apa langkah yang perlu dilakukan Arema. Kalau berdasarkan penilaian secara kasat mata, Arema terhitung stabil di dua turnamen terakhir. Hanya saja memang kami gagal menembus final sesuai target awal,” papar General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo.

Paling menjadi sorotan adalah posisi pelatih Joko Susilo yang gagal menembus final dalam dua kesempatan. Masih minim pengalaman menjadi problem tersendiri bagi pelatih muda tersebut, terutama dalam membangun mental timnya saat situasi krusial.

Soal kelanjutan karir Joko pun, Ruddy belum mau membuat kesimpulan. “Semua akan dipertimbangkan dari banyak aspek, tak hanya soal gagal ke final,” ujarnya. Arema tampaknya harus berpikir lebih panjang soal status pelatih sekaligus membangun kekuatan.

Sebab, seandainya wacana Indonesia Super Competition (ISC) benar-benar terealisasi, maka tentunya Arema membutuhkan persiapan lebih intensif lagi dibanding turnamen-turnamen sebelumnya. Apalagi jika ISC mengharuskan pelatih berlisensi sama dengan ISL.

Tim Arema kemungkinan baru kembali menjalani aktivitas latihan pada minggu terakhir Januari. Sebab pada awal Februari sudah ada agenda yang menunggu, di antara Trofeo Persija, eksebisi ke Purwokerto, serta berjibaku di Piala Gubernur Kalimantan Timur.(kukuh setyawan)